Tuesday, June 02, 2015

Field Trip: Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya (EMW)



Karena kemarin Harpitnas *Hari Kecepit Nasional*, jadilah libur sehari ini ga bisa pergi jauh-jauh. Kita ngebolang di dalam kota saja, kebetulan sudah lama direncanakan, tapi gagal maning gagal maning. Kali ini saatnya berhasil, qiqiqi. Kemanakah kami? Yups, sesuai judul dunk pastinyaaa, Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya (EMW).

Eh, para pembaca sudah tau kan apa fungsi si hutan mangrove ini? Kalau sudah pernah "makan bangku sekolah" pasti tahulah yaa, untuk apa repot-repot nanemin mangrove di pesisir pantai kita. Yups, selain untuk mencegah laju abrasi, bisa juga untuk tempat hidup para hewan yang beberapa diantaranya tidak ditemukan di tempat lain.


Dimanakah dia berada? 

Ya di Wonorejo-lah, qiqiqi. Ancer-ancernya, dari arah kota, ikutin aja jalan depan Stikom, melewati IPH School, pangkalan taxi Orenz, hingga nanti akan nemu petunjuk arah ke EMW. Saran dariku, lebih baik parkir saja di parkiran sekitar Dermaga (ongkos parkir Rp.3.000), supaya ga jauh-jauh jalannya, maklumlah pesisir, hoooootttt dan tanpa diskon mataharinya, obral abiiss, dan kalau kemarau lumayan berdebu.


Apa fasilitas yang disediakan?

Ada kolam pancing, fasum, sentra kuliner, jogging track, perahu wisata.

Naik perahu kemana?

Sebentar-sebentar, mo ngasih tau dulu tarifnya yaaa
Dewasa: @Rp.25.000 PP
Anak-anak: @Rp.15.000 PP
Sewa Speed Boat: Rp.300.000 (6 orang)
Sewa Kapal Pesiar "Jaya Samudra": @Rp.100.000 PP (kapasitas 30 orang)

Naah, pengunjung bisa memilih, mau naik yang mana? Untuk perahu dan speed boat, wilayah edarnya mulai dermaga, membelah hutan mangrove, sampai ke pinggir laut lepas, kalau lagi beruntung bisa sambil melihat aneka satwa yang ada, lama perjalanan sekitar 20 menitan. Kalau mau sampai Suramadu, silakan sewa kapal pesiar saja, fasilitasnya kumplit kok, ber-AC, ada ruang karaoke dan juga kantin. Kalau mau pesta barberque, bakar ikan, konser mini di tengah laut, pesta ultah, pesta apa aja, asal bukan pesta bikini ya!!

Sayang seribu sayang pas ke sana, pas barengan event Family Go Green beberapa perusahaan, halah ramenyaaaa, bikin ga jadi naik perahu, antriannya buju buneeengg. Jadilah cuma explore jogging track aja, qiqiqi, gapapa, orang deket aja, next time bisa dilengkapin ngebolangnya.


Apa istimewanya jogging track?

Pertama, tiket masuk murah meriah, per orang cuma Rp.2.000,- *kemarin VaRo juga ga bayar masuknya*. Kedua, yaaa, berasa di dunia lain aja, jogging track dibangun di tengah-tengah mangrove, kanan kiri dinaungi dedaunan mangrove, jadi berasa beda.

Jogging track ini berupa jembatan kayu dengan tonggak beton di kanan kirinya, bawahnya air mengalir aja gitu, kalau lagi ada perahu melintas, ombaknya membuat air di bawah track ikutan bergoyang, ngeri-ngeri sedap. Kenapa begitu? Karena di beberapa bagian, kedalamannya 150 cm lebih lhooo. Kok tahu? Ya tahulah, kan aku coba ukur pake patahan batang pohon yang ada di sekitar track. Buat ngajarin anak lanang mengukur kedalaman air tanpa meteran, tinggal celupin aja batangnya, tandai batas air, angkat, dan bandingkan dengan tinggi badan sendiri. Jadi deh..!! ^_^


*Untuk sementara, sharingnya ini dulu, silakan dicoba sendiri, biar makin terasa sensasinya, danke. ^_^

Info lebih jelas bisa hubungi:
KANTOR EKOWISATA MANGROVE
Jl. Raya Wonorejo Rungkut No. 1, Surabaya, Telp/fax. 031-879 6880, Hp. 085655335342, 08123285523 E-mail/Facebook: ekowisatamangrove_wonorejo@yahoo.co.id Web:http://www.ekowisata-mangrove-wonorejo.com


0 komentar: