Sunday, December 08, 2013

Field Trip: Outbound di Kampoeng Petualangan Koala, Citraland


Tahun kemarin, saat VaRo masih PG, dia sudah pernah outbound ke KenPark. Tahun ini, ganti tempat, yaitu di Kampoeng Petualangan Koala, di kawasan golf Citraland. Seperti biasa, kami berangkat rombongan dengan beberapa bus jam 7 pagi. Di sepanjang perjalanan, kami disuguhi hiburan dari anak-anak yang bergantian bernyanyi juga berceloteh tiada henti.

Sampai di TKP, sudah tersedia hamparan karpet untuk orang tua duduk manis, dan 3 tenda besar, masing-masing untuk kelas PG, TK A, dan TK B. Setelah rehat sejenak, anak-anak dikumpulkan membentuk lingkaran super besar, untuk bernyanyi, melompat, tepuk tangan, dan sejenisnya *mungkin sebagai pemanasan sebelum "bertempur" kali yaa*. Setelah itu dibagi menjadi 3 bagian sesuai kelasnya, dan orang tua mulai berpencar, mengekor anaknya masing-masing. :D

antri mau flying fox

belajar manjat pagar :D

salah satu halang rintang

belajar main golf

panjat tali

ayunan tali

jembatan goyang

meniti tali
Sayang disayang, saat harusnya memancing ikan, hujan turun tiba-tiba dengan derasnya. Semuanya lari tunggang langgang, ada yang berteduh di toilet, di tenda, atau yang sudah sigap membawa payung, yaa berteduh di bawah payung, qiqiqi :)

Jadilah, hasil panen dan ikan dibagikan cuma-cuma kepada anak-anak tanpa harus bersusah payah, mo gimana lagi, hujan sudah memporak porandakan acara outbound ini, sebagian malah sudah kabur karena para bapak ikutan mengekor bus dengan membawa kendaraan pribadi, termasuk Bapak si VaRo. Well, semoga next time saat outbound lagi, ga digangguin ama hujan lagi, peace hujan.. ^_^

tidur pulas kecapekan :)

Website Ciputra Golf bisa klik di sini
Saturday, November 30, 2013

BSB, Bulan Sakit Bersama


Masya Allaah, mengenaskan bener ya judulnya? Emang iya. Di bulan ini sakitnya gantian..!! ^_^ Bermula dari aku, yang entah karena akumulasi kecapekan, atau apa, akhirnya demam berhari-hari, siang sehat, malem demam. Berhubung si Bapak sedang "on duty" ke Bogor, akhirnya saat demam berlanjut hingga lebih dari 3 hari, kuputuskan ke RSMKW. Sudah was-was aja, jangan sampai kena DB untuk ketiga kalinya *ga elit yaa*, dan setelah antri, konsultasi, cek darah, menunggu, lalu akhirnya terkuak sudah apa gerangan yang membuatku terkapar tak berdaya berhari hari. Sudah tau? Yaapp, aku terkena typus. >_<

Alhamdulillaah, ga usah pake opname, bisa langsung pulang dan minum obat aja ples minum "Vermint" alias obat cacing. Senangnya hatiku, ga kebayang betapa repotnya kalau sampai aku opname, karena kami cuma bertiga aja di negeri antah berantah ini, jauh dari sanak saudara, jadi yaa, diusahakan jangan sampai deh opname. :)

Keesokan harinya, ketika si Bapak udah balik lagi ke rumah, gantian dia menunjukkan gejala ga baik. Badannya kayak digebukin orang sedunia, trus sejak masih di Bogor udah muncul bintil bintil gitu di beberapa bagian tubuh. Oh No..!! aku langsung curiga, ini pasti varicella, tapi untuk lebih jelasnya, aku fotoin aja dan kukirim ke kakak sepupuku yang kebetulan seorang dokter spesialis kulit dan kelamin.

Bener aja dugaanku, suamiku tercinta terkena cacar air. Subhanallaah, ini ceritanya pasien dapet pasien, qiqiqi. Langsung deh karantina di kamar depan, kemana-mana pake masker, jaga jarak dengan anak, kalau sama aku siy gapapa, karena aku dah pernah kena saat masih TK dulu, masih inget banget, sama Ibu dikasih lulur dari jagung, pas kering udah ga beda kayak Hanoman, qiqiqi.

Sama kakakku dikasih resep "asiklovir", dan si VaRo dikasih "imboost force" buat meningkatkan daya tahan tubuhnya, karena dialah yang paling rawan tertular. Setelah seminggu berkubang dalam kamar, akhirnya sembuh juga, tinggal bekasnya aja yang membuatnya makin ganteng. :P

Selang dua minggu, gantian VaRo. Tiba-tiba aja aku menemukan 3 bintil di tubuhnya. Ohh tidaaakk..!! Langsung gerak cepat, kasih obat dan vitamin, ples saat mandi, berendam pakai "larutan PK" dan kubalurin "Caladin" supaya ga ngerasa gatal. Alhamdulillaah, ternyata varicella VaRo ga separah bapaknya. Entah karena sejak awal sudah dirawat dengan baik, atau bagaimana, yang jelas cuma muncul 10 bintil di badannya, ga pake demam, ga pake gelisah, ga pake mogok makan, semua baik-baik saja, cuma berbintil aja.

Well, lengkap sudah, tiga orang sakit di bulan yang sama, ples laptopku juga ikutan sakit, alhamdulillaah, sakit adalah salah satu bentuk kasih sayang dari Allaah SWT. Dengan begitu, bisa lebih bersyukur dan menghargai kesehatan. Bye bye sakit, pergi yang jauh yaa, ga usah mampir lagi.. Adios..!! :D
Thursday, October 31, 2013

Liburan Bersama Bee


Selamat Idul Adha..!! Met potong kambiinng..!! *iiihh telaaattt, qiqiqi*

Siapa itu Bee? wkwkwkkw, dia adalah bidadari kecil kakakku, keponakan kecilku yang menggemaskan. Usianya setahunan, dan ini pertama kalinya dia berkunjung ke rumah kami. Yups, kunjungan perdana, karena dia tinggal di ujung barat Pulau Jawa, sedangkan kami di ujung Timur. :D

Liburan hari pertama, kami habiskan di rumah saja, maklum, setelah perjalanan jauh, tentu membuat stamina Bee tidak seprima biasanya. Akhirnya kami memanggil mbah pijit langganan VaRo, alhamdulillah, jadi gesit lagi bocahnya. Namanya juga anak-anak yaa, setelah merasa enak badannya, balik lagi habis habisan polahnya, hihihi :)


Hari kedua, kami memutuskan untuk mudik ke Blitar. Berhubung di Blitar sudah ga ada siapa-siapa dan males masak juga bawaannya, akhirnya kami makan malam di "Warung Uceng" deket rumah, tau uceng kan? enak lhoo, klu ga percaya, main-main deh ke Blitar, warungnya ada di pinggir jalan propinsi Malang - Blitar kok *promosi*. Hawa Blitar memang sungguh nyaman, membuat tidur nyenyak dan makanpun lahap. Apalagi di pagi hari dengan menu pecel Blitar yang terkenal itu, wah, sungguh enak beneeerrr. Eh, tapi sebelum sarapan, jalan-jalan dululah, anak-anak kan selalu seneng kalau diajak ke Stasiun yang kebetulan 5 langkah aja dari rumah. :D


Waktu berlalu begitu cepat, main-main, bersih-bersih rumah, sekaligus ngebawain taneman taneman anggrek Ibu yang lemu-lemu untuk kami tanam di rumah, tau-tau sudah siang aja. Sebelum pulang, seperti biasa, selalu kami mampir dulu menjenguk Bapak, karena letak makam juga kebetulan deket rumah. Pokoknya rumah Blitar ini strategis, deket Stasiun, deket jalan raya, deket pasar, yang jauh cuma ke bandara aja, qiqiqi :)



Perjalanan balik ke Surabaya, kami mencoba lewat jalur alternatif, yaitu jalur utara, melalui jalan lahar Gunung Kelud, tembus ke Pujon. Belum pernah lewat sebelumnya, jadi yaa ini adalah yang pertama. Ternyata, jalannya banyak yang berlubang, beberapa bagian dalam perbaikan, dan tak selebar jalan propinsi tentunya. Itulah yang sedikit memperlambat laju kami. Apalagi ketika sampai Pujon, hujan deras menyambut, pas jam makan siang, pas banget di puncaknya, akhirnya mampir dulu deh, isi perut sambil menikmati hujan. Sayang banget sebenernya, karena dari tempat kami makan bisa melihat ke bawah, ke jurang dan sungai yang meliuk liuk indah.

Jembatan Lahar Gunung Kelud

makan siang di puncak Pujon
Setelah perut kenyang, kami melanjutkan perjalanan, tujuan berikutnya adalah Taman Safari II. Sempat ketir-ketir juga, karena udah mepet dengan jam tutup. Sayang juga kan kalau sampai ga keburu, secara udah bawa amunisi wortel buat kasih makan hewan-hewan, dan lagi, ga tau kapan Bee bsa liburan lama lagi ke Jatim. Sepanjang jalan Pujon - Prigen, sambil menikmati keindahan panorama hutan, sungai, dan kesejukan udaranya, sambil terus berdoa, supaya perjalanan lancar, dan masih sempat ngajakin Bee ke Taman Safari II, meskipun ga bisa ke wahananya, setidaknya bisa kasih makan hewan. :)

ngasih makan hewan di Taman Safari II
Alhamdulillah, kami jadi pengunjung terakhir, hahahhahaha, sebagian hewan sudah mulai digiring ke kandang sama para pawang. Sedikit kecewa siy, tapi apalah daya, mending-mending masih kebagian daripada ga sama sekali. Pelajarannya, lain waktu ga mau lewat jalur utara lagi, hohohoho, susah buat injek gas euy, bikin bete karena lama, mungkin kalau emang tujuannya mau jalan-jalan santai menikmati panorama, bolehlah lewat utara. Tapi kalau sekedar jalan aja, lebih baik lewat jalur utama, karena selisih waktunya cukup signifikan. :D

Seharian habis di jalan, dan keesokan harinya, sudah harus nganterin Bee dan Ayah Ibunya ke Stasiun Pasar Turi. Time to go home..!! Berasa kurang bangett deehh, apalagi klu inget-inget Bee dan celoteh khasnya, ples serunya klu manggil "Yayaaaaahhhh". Qiqiqiqi, lain kali liburannya sebulan ya Bee, biar puwaaaasss.. :*