Sunday, May 04, 2014

Piala Pertama VaRo


Sebenernya pingin cerita panjang lebar, tapi entah mengapa, kali ini berkali menulis berkali pula menghapus. Sepertinya ide di kepala tak mau keluar dengan lancar. Jadiii, biarlah foto yang berbicara yaa ;)


Acara dibuka dengan jalan sehat. Kali ini jalan sehat diiringi tanjidor, jadi setiap mata akan menoleh dengan penuh rasa ingin tahu, dan kamipun menikmati menjadi pusat perhatian :D


Selesai jalan sehat, saatnya mengisi perut. Semangkok soto ayam siap menyuntikkan energi :)


Lomba keluarga kali ini sungguh hebooohh. Dan sepertinya lomba ini diperuntukkan bagi bapak-bapak untuk berolahraga. Karena paling rempong, mulai menggendong anak memberikan kepada sang Ibu untuk dipakaikan kemeja. Sementara sang Bapak langsung berlari lagi ke pos awal untuk mengenakan sarung, lalu membuka payung dan berlari menjemput sang anak dan berlari lagi kembali ke pos awal. Qiqiqi, biar sehat yaa paaakk :D


Alhamdulillaah, kerjasama kami berbuah manis, piala pertama bagi VaRo tercinta. ^_^


Sang juara berpose dulu yaaa :D


Saking senengnya, ini piala dipegang melulu, ga mau ditaruh, ga boleh dibawain juga ^_^


Selain lomba inti, ada juga bagi-bagi doorprize, horeee, dari 3 kupon, 2 kuponnya berhasil mendapatkan hadiah \^.^/


Tak lupa, anak-anak juga menampilkan kebolehan mereka bermain angklung. Eeehh, tapi itu anak siapa yaa, bukannya serius bermain malah berpose :p


VaRo berpose dengan hasil karyanya di sekolah :)

Oyaa, ini baru lomba-lomba untuk TK A yaa, untuk Play Group lombanya adalah menghias kue, sementara TK B lombanya adalah karet estafet. Selain itu acara ini dimeriahkan aneka bazaar baik dari orang tua siswa maupun pihak luar. Juga dilengkapi dengan badut kelinci yang sukses menjadi bulan-bulanan anak-anak. Tahun depan, apa lagi yaaa serunyaaaa ^.^
Sunday, April 20, 2014

Pesona si Tanjung Kodok


Long week end kemana aja? Hmmm, kami Jum'at di rumah aja, si thole badannya demam. Sabtu ke mall bayar pajek, dimana jumlah duit buat bayar 2 pajek motor sama duit buat pajek keluarga sama besarnya, hihihihi. Yaaa boleh kan yaa sekali kali nyuci dompeeeettt :D

Minggunya baru mau jalan ke WBL (LAGI), wkwkkwkw, sebenernya ga ada niatan mo piknik ke sana yaa, maunya siy nyobain yang baru di Batu itu, cuma, RT nya Kakung lagi pada piknik ke WBL. Yaa sudah jelas kami akan ketemuan di TKP. Lha mudik butuh waktu 5 jam, ke WBL separonya aja, mosok ga dijabanin siiyy, udah kangen jugaaa, kangen oleh-olehnya, qiqiqiqi :P

Alhamdulillaah, kali ini kami dapat subsidi tiket masuk 2 orang, lha kok bisa? Ini ada 2 manula yang ga mau ikutan masuk ke dalam, capek, mo nungguin di depan aja. Yaaa, sudah rizki kami kali yaa, 2 tiket gratis untukku dan misua, tinggal belikan tiket buat VaRo aja :) *secara tiket sudah naik boo, terusan 100rb, WBL aja 75rb*


Asyiknya kali ini adalah, kami bisa memasuki wahana yang selama ini belum pernah tersentuh. Yaitu Bioskop 3D, Rumah Boneka, Sarang Bajak Laut. Tumben deh, hari ini kok WBL agak sepi, cari parkir gampang, wahana yang biasanya antriannya mengular juga hari ini ga terlalu, jadi kami berkesempatan buat masuk, biasanya maahh ogaaahh, liat antriannya aja udah capek duluan.

Eh eh eh, jadi ingat, pas di toilet depan, mosok aku ditegur sama mba CS nya, dipanggil "dek" lagi. Katanya, "Dek minggir dulu, mau dipel", woehehehhehe, mbaknya pandai memuji deehh, anak udah 1 ini mbaaa :P

Komentar VaRo ketika di Bioskop 3D adalaaahhh, "filmnya ga asyik Ma". Yaa emang awalnya ketar ketir, di Bioskop 3D kan biasanya menegangkan gitu yaa, nha ini ketemu putri cantik yang tiba-tiba jadi tengkorak, nyaris dimakan buaya apa paus ya, ga jelas gitu, trus beberapa adegan yang menegangkan, untuuunngg aja ga nangis di dalem, qiqiqi :D

Kalau Rumah Boneka mah sudah pasti menyenangkan, bernuansa Arabian gitu kaann, ga ada kejutan yang berarti. Yang Sarang Bajak Laut, si VaRo minta digendong, duh duh duh, niy anak takut gelap apa ya? Klu gelap gelap pasti tegang bukan kepalang, berarti cocok sama Mama, ga usah deehh uji nyali masuk Rumah Sakit Hantu :P

Kalau wahana lainnya, ceritanya bisa dibaca di postinganku sebelumnya yang ini, dan ini. Lagi-lagi sayang, kali ini pun ga sempat ke Goa Maharani, padal pingin banget nunjukin ke VaRo yang namanya Goa beneran, next time ya Le, kita berpetualang lagi :)
Friday, April 18, 2014

Sarapan Yuukkk



  1. Hidup itu seperti ROTI. Berawal dari bagian-bagian kecil yang menyatu dengan baik. Tepung, gula, mentega, telur, ragi, dll.
  2. Walaupun diaduk, diputar, diremas, dibanting. Semua itu tak merusaknya, bahkan membuatnya makin menyatu, lembut, dan kalis.
  3. Hanya setelah bersatu dengan baik, adonan tadi bisa berkembang. Andai tepung terlalu sombong tak mau bersama ragi, tentu ia tetap akan menjadi tepung.
  4. Individu yang mau bersatu dalam sebuah tim, akan berkembang bersama timnya. Yang individualitas, akan tetap seperti ia bermula, bukan siapa-siapa.
  5. Setelah mengembang, adonan dipotong, dicabik, digiling. Tapi justru proses inilah yang membentuk individu roti jadi long john, kadet, atau lainnya.
  6. Ujian tak berhenti sampai di situ, rotipun selanjutnya digoreng atau dipanggang. Ditempa dengan panas malah makin membuatnya berkembang.
  7. Hanya mereka yang selamat dari ujian bantingan, pemotongan, dan tempaan panas yang layak dihias dengan topping menawan. Yang lainnya... dibuang.
  8. Ada adonan yang tak menyatu dengan baik, gagal berkembang. Ada yang dipotong terlalu besar, tidak matang. Ada juga yang gosong dalam panggangan.
  9. Seperti itulah hidup. Ada yang gagal di tahap awal, masih bisa mengulangi prosesnya. Tapi yang gagal di ujian akhir, gosong di panggangan, dibuang.
  10. Hanya yang sudah melewati ujian terberat dalam panggangan yang dihias dengan cantik dan dihargai dengan nilai yang berkali kali lipat dari nilai bahannya.
  11. Jadi kalau merasa sedang diputar-putar, dipukuli bertubi-tubi, dibanting. Bersabarlah, itu tandanya sedang diproses menjadi lebih lembut seperti adonan roti.
  12. Kalau merasa didiamkan, dikucilkan, bahkan seperti ditutup dengan kain basah yang pengap. Itu tandanya sedang dalam proses berkembang, seperti roti.
  13. Kalau merasa dipotong, dicabik, digilas. Itu tandanya sedang dibentuk menjadi individu yang unik. Seperti roti yang beraneka macam bentuk.
  14. Kalau merasa panas. Bersabarlah, karena setelah itu akan lebih berkembang lagi dan dihiasi dengan topping yang cantik. Nilaimu akan lebih tinggi.


Okeeee, selamat sarapan ROTI..!! Selamat menikmati daaaannn Semangat pagiiii..!! ^_^

*Silakan dibagi kalau rasanya enak :) -picture taken from mbah Google-