Saturday, December 15, 2012

Bertumbuhlah, Bintang Hatiku


Cerita berawal ketika VaRo masih berusia 2 tahunan. Ketika itu, aku kepincut tenda imut waktu jalan-jalan di ACE Hardware. Ya sutralah, akhirnya dibungkus deh itu tenda, harganya ga nyampe 200 rebu, bentuknya lady bug warna merah, dengan terowongan yang lucu.

Akibat ulahku itu, akhirnya si anak yang belum ngeh itu jadi hepi berat, menganiaya si tenda, sampai penyangganya melengkung maksimal nyaris patah. Fyuuhh, untung masih bisa kuselamatkan, kulipat rapi, masuk lemari, beres.

Sekarang, setelah setahun lebih berselang, tenda itu kembali berjaya, mejeng di ruang tamu. Dan kali ini, tidak lagi dianiaya, malahan di dalamnya kukasih selembar selimut tebal, bantal, dan guling. Dia senang sekali rebahan sambil membaca majalah mobil kesukaannya, terkadang si Tessy, kucing kami, ikutan tidur di terowongannya.

Puncaknya, pada suatu malam, VaRo dengan suksesnya tidur sendirian di dalam tenda. Waww prestasi ini, biasanya dia takkan bisa bobok klu ga ndusel Mama. Hanya saja jam 3 dini hari, mulai gelisah. Akhirnya aku pindahin deh ke kamar, hihihihihi first trial yang lumayan sukses. :)



Selain tidur di tenda, dia juga hobi mengikuti apaa saja yang dilakukan Bapaknya. Seperti kali ini, Bapaknya mau ngasih Aquaproof lantai atas, karena di musim ujan ini ada beberapa bagian yang rembes. Dan sudah bisa ditebak, VaRo ikutan beli kuas untuk dia sendiri, ikutan naik ke atas, ikutan sibuk memoles tembok sesukanya, sampai badan dan bajunya cemong semua. Hohoho pinternyaa anak Mama, bisa diandalkan di segala medan ya Nak. :)


Aaahh, ga terasa yaa, waktu begitu cepat berlalu. Perasaan baru kemarin dia bisanya menangis oek oek melulu. Sekarang udah makin pintar dan mandiri. Sudah bisa make baju dan celana sendiri, juga melepasnya (untuk melepas baju, masih sedikit perlu bantuan, apalagi klu bajunya agak ngepas). Dengan sekolah di sekolah yang alhamdulillah bagus, dia semakin lancar melafadzkan beberapa surat pendek, seperti QS. Al-Fatihah, QS. An-Naas, QS. Al-Ikhlas, dan QS. Al-Asr, beberapa doa juga sudah lancar, hafalan hadits ada 2, yaitu hadits larangan makan dan minum sambil berdiri, sama hadits larangan marah, mengaji juga jalan. Subhanallah, nikmatMu yang mana lagi yang aku dustakan, Yaa Rabb, alhamdulillah, terus bertumbuh yaa anak sholehku ;)
Saturday, December 08, 2012

Mengenal Simbol Daur Ulang Kemasan/ Botol/ Plastik


Sudah pernah memperhatikan pantat botol? Sudah paham apa artinya tanda segitiga dengan angka di dalamnya? Kalau belum, yuukk kita belajar bareng di sini, biar tau mana-mana saja yang aman digunakan lagi. :)


Polyethylene Terephthalate (PET, PETE)

PET transparan, jernih, dan kuat. Biasanya digunakan untuk botol air mineral, jus, soft drink, minuman olahraga, minyak goreng, dll. Hanya untuk sekali pakai dan bukan untuk air hangat apalagi air panas.
Serpihan dan pelet PET yang sudah dibersihkan dan didaur ulang dapat digunakan untuk membuat serat benang karpet, fiberfill, dan geotxtile.



High Density Polyethylene (HDPE)

HDPE dapat digunakan membuat berbagai jenis botol. Botol yang tidak diberi pigmen bersifat tembus cahaya, kaku, dan cocok untuk mengemas produk yang memiliki umur pendek, seperti susu.
Karena HDPE memiliki ketahanan kimiawi yang bagus, plastik jenis ini dapat digunakan untuk mengemas deterjen dan pemutih.
Hasil daur ulangnya dapat digunakan sebagai kemasan produk non-pangan, seperti shampoo, kondisioner, pipa, ember, dll.


Polyvinyl Chloride (PVC)

Memiliki karakter fisik yang stabil dan tahan terhadap bahan kimia, pengaruh cuaca, aliran, dan sifat elektrik.
Bahan ini paling sulit didaur ulang dan biasa digunakan untuk pipa dan konstruksi bangunan.




Low Density Polyethylene (LDPE)

Biasa dipakai unuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek (madu, mustard).
Barang dengan kode ini dapat didaur ulang dengan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat.
Kemasan ini bisa dibilang tidak dapat dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan.


Polypropylene (PP)

Jenis ini memiliki daya tahan yang baik terhadap bahan kimia, kuat, dan memiliki titik leleh yang tinggi, sehingga cocok untuk produk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum, tempat obat, dan botol minum untuk bayi.
Biasanya didaur ulang menjadi casing batere, sapu, sikat, dll.



Polystyrene (PS)

PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan gabus sintetis (styrofoam), tempat minum sekali pakai, tempat CD, karton tempat telor, dll.
Pemakaian bahan ini sangat dihindari untuk mengemas makanan, apalagi dalam keadaan panas, karena bahan styrene dapat masuk ke dalam makanan, ketika makanan itu bersentuhan. Styrene berbahaya untuk otak dan sistem syaraf manusia. Di Cina dan banyak negara bagia Amerika Serikat, bahan ini sudah dilarang sebagai bahan tempat makanan.


Other


Ada 4 macam jenis Other ini: SAN (styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene), PC (polycarbonate),
SAN dan ABSmemiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. Merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman.
Sedangkan plastik dengan kandungan PC (Polycarbonate) dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula. Namun, karena kelemahan plastik ini. Maka plastik ini dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman

*Nhaa.. sudah paham kan sekarang, jadii semakin bijak memilah dan memilih kemasan untuk makanan dan minuman kita yaa.. Kode 1,3,6,7 (PC) untuk sekali pakai, dan kode 2, 4, 5, 7 (SAN/ ABS) bisa dipakai berkali kali. Sehat itu adalah investasi termahal, mari kita jaga sebaik-baiknya. Salam Sehat..!! :)
Saturday, December 01, 2012

Mengenal Dokter Spesialis dan Subspesialis


SPESIALIS PENYAKIT DALAM (Sp.PD)
atau disebut juga iternis. Menangani penyakit seputar organ dalam, tanpa bedah.

Gelar Subspesialis Bidang Keahlian
Sp.PD-KGH Konsultan Ginjal-Hipertensi Ginjal dan hipertensi
Sp.PD-KKV Konsultan Kardiovaskular Jantung dan pembuluh darah
Sp.PD-KHOM Konsultan Hematologi-Onkologi Medik Penyakit berkaitan dengan darah dan kanker
Sp.PD-KAI Konsultan Alergi-Immunologi Klinik Alergi dan masalah kekebalan tubuh
Sp.PD-KGEH Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi Sistem pencernaan dan hati
Sp.PD-Kger Konsultan Geriatri Penuaan pada pasien usia lanjut di atas 65 tahun
Sp.PD-KH Konsultan Hepatologi Penyakit berkaitan dengan fungsi hati, misalnya hepatitis
Sp.PD-KEMD Konsultan Endokrin-Metabolik-Diabetes Berkaitan dengan hormon, seperti diabetes
Sp.PD-KPsi Konsultan Psikosomatik Penyakit akibat masalah kejiwaan, misalnya maag/ jantung akibat kecemasan
Sp.PD-KP Konsultan Pulmonologi Penyakit paru-paru dan jalur pernafasan
Sp.PD-KR Konsultan Reumatologi Rematik dan sejenisnya
Sp.PD-KPTI Konsultan Penyakit Tropik-Infeksi Infeksi tropis, seperti demam berdarah, malaria, cikungunya, dsb


SPESIALIS ANAK (Sp.A)

Subspesialis Bidang Keahlian
Perinatologi Bayi baru lahir, bayi beresiko tinggi dan berat badan rendah
Gastro-Hepatologi Pencernaan dan hati anak
Neurologi Saraf anak (kejang, epilepsi, infeksi saraf, autisme)
Kardiologi Seputar jantung anak
Pulmonologi Pernafasaan anak (asma, bronkhitis, pneumonia, tuberkolosis, dsb)
Endrokinologi Gangguan hormon (anak pendek, obesitas, diabetes, tiroid, pubertas)
Hematologi dan Onkologi Seputar darah dan penyakit keganasan (talasemia, hemofilia, leukimia)
Nefrologi Ginjal dan saluran kencing (infeksi saluran kemih, gagal ginjal, cuci darah, dsb)
Infeksi Tropis Penyakit infeksi tropis (demam berdarah, malaria, tifus-demam tifoid)
Alergi Imunologi Alergi masalah tubuh, termasuk AIDS pada anak.
Nutrisi Metabolik Gizi dan penyakit metabolik bawaan
Pediatri Sosial Tumbuh kembang dan psikologi anak
Pediatri Gawat Darurat Masalah gawat darurat (anak tersedak benda asing, sulit bernafas, cedera akibat terjatuh)
Pencitraan Pencitraan seperti USG, CT-scan, dan rontgen


Spesialis Bedah (Sp.B)


Gelar Subspesialis Bidang Keahlian
Sp.B KBD Konsultan Bedah Digestif Bedah saluran cerna
Sp.B K.Onk Konsultan Onkologi Bedah tumor dan kanker
Sp. B KV Konsultan Vaskuler Bedah pembuluh darah
Sp. OT Orthopedi dan Traumatologi Bedah tulang
Sp. OT K.Spine Orthopedi dan Traumatologi Konsultan Spine Subspesialis dari dokter bedah orthopedi, khusus tulang punggung
Sp. BS Bedah Saraf Bedah otak dan saraf
Sp. BA Bedah Anak Bedah pada pasien di bawah 16 tahun
Sp. BP Bedah Plastik bedah estetik (memancungkan hidung, dll) dan bedah rehabilitatif (bedah akibat luka bakar)
Sp. BU Bedah Urologi Bedah saluran kemih
Sp. BTKV Bedah Thorax dan Kardiovaskuler Bedah dada dan jantung (ex. Operasi bypass jantung)


Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG)

Gelar Subspesialis Bidang Keahlian
Sp.OG K.Onk Onkologi Ahli kanker/ tumor kandungan
Sp.OG KFER Fertilitas Endokrinologi Reproduksi Ahli masalah hormon dan kesuburan
SP.OG KFM Fatomaternal Ahli masalah kehamilan dengan resiko tinggi dan masalah kesehatan ibu dan janin


Spesialis berdasarkan organ tubuh dan bidang medis lainnya.

Gelar Spesialis
Sp. M Mata
Sp. THT Telinga Hidung Tenggorok
Sp. JP Jantung dan pembuluh darah
Sp. S Saraf
Sp. And Andrologi (reproduksi pria)
Sp. KK Kulit dan kelamin
Sp. Paru Paru
Sp. KJ Kedokteran Jiwa
Sp. F Kedokteran Forensik
Sp. Akp Akunpuntur


Spesialis Penunjang Medik

Gelar Subspesialis Bidang Keahlian
Sp. RM Rehabilitasi Medik ahli rehabilitasi organ yang mengalami gangguan penyakit (ex. Pasien pasca stroke, yang kesulitan bicara dan berjalan)
Sp. An Anestesiologi ahli pembiusan
Sp. R Radiologi ahli pemeriksaan medis (rontgen, CT-Scan, MRI, dan radioterapi pada pasien kanker)
Sp. PK Patologi Klinik ahli interpretasi pemeriksaan laboratorium pasien (ex. Pemeriksaan darah dan air seni)
Sp. PA Patologi Anatomi ahli pemeriksaan sel dan jaringan tubuh (ex. Pemeriksaan untuk membedakan tumor jinak/ kanker ganas pada payudara)


*Semoga bermanfaat yaa teman-teman.. dan ingatlah untuk selalu kritis terkait diagnosa dan pengobatan dokter yaa.. salah satunya dengan mencari Second Opinion. :)